Bisnis Perkebunan Kopi yang Semakin Diminati

KEPALA Seksi Perbenihan pada Dinas Pertanian KBB Yana Iriana (kiri) didampingi Kepala Cabang FIFGROUP Padalarang Uce Yasir Anwar (tengah) dan Ketua PPKA Wanareksa Yoga Firmansyah (kanan) memeriksa tanaman kopi di sekitar Curug Sawer, Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu, 16 Maret 2019.*/CECEP WIJAYA/PR

KOPI memang sering menggiurkan banyak orang. Bukan hanya ketika diseduh dan mengeluarkan aroma yang menggugah selera, tapi juga menggiurkan dari segi bisnis. Dari hulu sampai hilir, dari petani kopi sampai pebisnis kedai kopi, jumlahnya semakin banyak.

Di sektor hulu, kawasan Kabupaten Bandung Barat menjadi salah satu lokasi yang semakin bertumbuh pertanian kopinya. Dari 50 persen warga yang bermata pencaharian sebagai petani, sudah banyak yang menggeluti perkebunan kopi.

Pada Sabtu, 16 Maret 2019, sebanyak 210 bibit kopi pun ditanam di Curug Sawer, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Penanaman kopi ini bertujuan untuk mendorong usaha perekonomian masyarakat setempat seiring dengan terus berkembangnya bisnis kopi di Bandung Barat.

Ketua Perhimpunan Pencinta Kelestarian Alam (PPKA) Wanareksa, Yoga Firmansyah, mengungkapkan, bisnis kopi terus berkembang di Bandung Barat. Sudah banyak yang menggeluti usaha perkebunan kopi, di antara 50 persen warga yang bermata pencaharian sebagai petani.

“Kami berikan penyuluhan kepada kelompok tani dan warga sekitar untuk mengelola tanaman kopi ini sampai bisa menghasilkan,” ujarnya seusai penanaman kopi di Cililin.

Penanaman kopi tersebut merupakan program corporate social responsibility PT Federal International Finance (FIFGROUP) Cabang Padalarang yang bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan KBB serta komunitas PPKA Wanareksa. Selanjutnya, tanaman kopi tersebut akan dipelihara, diolah dan dikembangkan masyarakat setempat dibantu PPKA.

WARGA Desa Babadan Kecamatan Pagentan Kecamatan Pagentan Banjarnegara kini fokus menanam kopi dari sebelumnya bercocok tanam sayuran.*/EVIYANTI/PR

Perkebunan kopi adalah bisnis yang menjanjikan

Menurut Yoga, kopi menjadi salah satu peluang bisnis yang menjanjikan. Apalagi, dataran tinggi Bandung Barat sangat mendukung tumbuhnya biji kopi berkualitas. “Makanya, bantuan seperti ini sangat membantu kami. Tinggal ke depan, kami upayakan untuk memelihara dan mengolahnya sampai bisa menghasilkan,” tuturnya.

Kepala Seksi Perbenihan pada Dinas Pertanian KBB Yana Iriana mengapresiasi CSR FIFGROUP dalam memberikan bantuan tanaman kopi. Menurut dia, wilayah Cililin dan sekitarnya sangat cocok untuk tanaman kopi lantaran berada di ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. “Dengan potensi ini, beberapa warga Cililin juga sudah ada yang bisa menjual kopi ke kafe-kafe,” katanya.

Sementara itu, Kepala Cabang FIFGROUP Padalarang, Uce Yasir Anwar, mengungkapkan, program CSR perusahaannya ini diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat dengan pengolahan kopi yang baik. Selain di KBB, tahun ini ada 12 titik yang menjadi lokasi aksi penanaman pohon dari perusahaan ini. Diantaranya, Cicalengka, Bogor, Rangkasbitung, Cianjur, Banjar, Purwokerto, Brebes, Purwakarta, Karawang, Pandeglang, dan Lubuk Linggau.

“Harapan kami, masyarakat tak hanya mengenal perusahaan ini sebagai perusahaan pembiayaan, tetapi juga dapat turut andil terhadap program-program pemerintah yang bergerak di bidang lingkungan dan kesehatan. Khususnya, saat ini yang sudah dicanangkan oleh pemerintah.” ujarnya.***

SUMBER : http://pikiranrakyat.com

Bagikan Postingan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × five =