5 Langkah Jitu Mengatasi Mabuk Perjalanan Pada Si Kecil

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus – Dokter Umum.

Pergi berlibur memang menyenangkan. Namun, tidak semua anak beranggapan demikian. Terutama jika ia dalam kondisi tidak sehat atau sering mengalami mabuk saat di kendaraan. Kondisi yang terjadi akibat terganggunya sinyal tubuh yang dikirimkan ke otak ini, menyebabkan mual, muntah, pusing, dan tubuh lemah. Lalu, bagaimana caranya mengatasi mabuk perjalanan pada anak?

Cara mengatasi mabuk perjalanan pada anak

Mabuk perjalanan pasti membuat anak jadi rewel dan Anda jadi cemas. Jangan khawatir, Anda bisa mengatasi mabuk perjalanan pada si kecil nya dengan beberapa cara ini.

1. Pastikan sirkulasi udara cukup baik

Perut mual dan muntah akibat mabuk perjalanan akan membaik jika Anda menjaga sirkulasi udara dalam kendaraan tetap baik. Anda bisa membiarkan kaca sedikit terbuka, angin sepoi-sepoi selama perjalanan dapat melegakan pernapasan dan perutnya.

2.  Siapkan tisu dan kantong plastik

Rasa mual yang tidak tertahankan pasti membuat anak mual-mual. Muntahan tersebut tentu dapat mengotori pakaian dan kursinya. Mengatasi mabuk perjalanan pada anak ini bukan dengan meminta anak menahan diri untuk tidak muntah. Sebaiknya, Anda siapkan kantung atau wadah muntahan. Minta anak untuk membuang muntahannya pada wadah tersebut.

Setelah selesai, bersihkan mulut si kecil dengan tisu basah. Selain membersihkan, bau muntahan yang tidak mengenakan dan dapat memicu anak muntah lagi juga akan sedikit berkurang.

3. Pakai minyak angin

Supaya mual dan pusing hilang, Anda boleh mengusapkan minyak angin pada perut, leher, sisi kepala, dan sekitar dada anak. Bau khas dari minyak angin bisa melegakan pernapasan anak sehingga mencegah gejala mabuk perjalanan kembali kambuh.

4. Pastikan si kecil cukup makan dan minum

Mengurangi asupan makanan dan minuman bukan cara yang tepat untuk mengatasi mabuk perjalanan pada anak. Begitu juga dengan membiarkan anak makan camilan sepuasnya selama perjalanan. Jadi, jangan biarkan anak makan terlalu banyak atau membiarkan perutnya kosong. Dua kondisi ini bisa memicu gejala mabuk kendaraan kembali terjadi.

Jangan pula membiarkan anak tidak minum cukup air. Alih-alih menghindari perut kembung, anak bisa sembelit dan lemas karena kekurangan cairan selama perjalanan

5. Biarkan anak istirahat

Mual, muntah, dan pusing pasti membuat tubuh anak jadi lemah. Nah, cara terbaik untuk mengatasi mabuk perjalanan pada anak tersebut adalah menenangkannya. Misalnya, memberinya pelukan atau membaringkan tubuhnya ke pangkuan Anda dapat membuat dirinya tenang dan nyaman untuk tidur.

Sumber :http://hellosehat.com

Bagikan Postingan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one × one =